Edukasi Cunning-Culture Untuk SDN Polin: Sistem Ekuilibrium Kearifan Lokal dan Nilai Nasionalisme Dalam Pela Gandong

Authors

  • Afro Madrasah Aliyah Darul Quran
  • Hafidloh Maryam Layyina Madrasah Aliyah Darul Quran
  • Mutiara Defianti Wattimena Madrasah Aliyah Darul Quran

Keywords:

Pela Gandong, Nilai Nasionalisme, Edukasi Cunning-Culture, Kearifan Lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya Pela Gandong, tujuan, serta perilaku pemuda dan pelajar Desa Polin dalam ritual adat Panas Gandong. Merealisasikan edukasi Cunning-Culture sebagai sistem ekuilibrium antara kearifan lokal atau local wisdom dalam tradisi Pela Gandong dengan pendidikan nilai nasionalisme untuk siswa dan siswi di SDN Polin. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data, yakni wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis data yakni, penarikan kesimpulan, dengan penerapan statistik inferensial. Hasil pada penelitian ini, yaitu: Pertama, mengenal Pela Gandong sebagai nilai-nilai persaudaraan antarmasyarakat Maluku, mengetahui sejarah terbentuknya Pela Gandong dan tujuan ritual adat Panas Gandong di Desa Polin. Kedua, mengetahui pentingnya nilai-nilai nasionalisme dalam pembentukan karakter dan rasa tanggung jawab dalam menjaga ideologi serta harga diri bangsa. Ketiga, menganalisis edukasi Cunning-Culture sebagai sistem yang dapat memutus sifat-sifat hedonisme dalam Pela Gandong dan menjadi sistem yang melahirkan generasi-generasi dengan karakter dan wawasan pemahaman yang baik dalam keseimbangan kearifan lokal dan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan.

References

Asrin, dkk. (2024). Buku Ajar Metodologi Penelitian. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.

Alius, Suhardi. (2019). Resonansi Kebangsaan: Membangkitkan Nasionalisme Dan Keteladanan. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Apriani, An-Nisa dan Yusinta Dwi Ariyani. (2017). “Implementasi Pendidikan Nilai Nasionalisme Dalam Pembelajaran Living Values”, Journal homepage: www.ejoernal.almaata.ac.id/literasi, Vol. 8. No. 1.

Hartimah, Tati, dkk. (2021). “Pela Gandong For Social Reconciliation and Peacebuilding in Ambon”, Buletin Al-Turas, Vol. 27. No. 2.

Indraswati, Diyah, Deni Sutisna. (2020). “Implementasi Penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme di SDN Karanganyar Gunung 02, Candisari, Semarang, Jawa Tengah”, Jurnal Rontal Keilmuan Pkn, Vol. 6. No. 2.

Ishomuddin, Ahmad. (2023). Asal Mula Pribahasa Belajar di Waktu Kecil Bagai Mengukir di Atas Batu, dari https://share.google/r13AEAHtVAK5289FV, jabar.nu.or.id.

Ismail, Roni, dkk. (2022). “Resolusi Konflik Keagamaan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Pela Gandong di Ambon”, Living Islam: Joernal of Islamic Discourses, Vol. 5. No. 1.

Jati, Wasisto Raharjo. (2013). “Kearifan Lokal Sebagai Resolusi Konflik Keagamaan”, Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Vol. 21. No. 2.

Kartini, Ayu dan Dinie Anggraeni Dewi. (2021). “Implementasi Pendidikan Pancasila Dalam Menumbuhkan Rasa Nasionalisme Generasi Muda Di Era Digital”, Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, Vol. 9. No. 2.

Malatuny, Yakob Godlif dan Samuel Patra Ritiauw. (2018). “Eksistensi Pela Gandong Sebagai Civic Culture dalam Menjaga Harmonisasi Masyarakat di Maluku”, Sosio Didaktika: Social Science Education Journal, Vol. 5. No. 2.

Rangkuman diskusi peneliti dari hasil wawancara informan Alin, Hasim, Imanuddin, Yanto, Aulia dan Fatma.

Soilefi, M. Ali. (2025). Pesta Pemuda Desa Polin, dari https://vt.tiktok.com/ZS5v6qvc5/.

Sopamena, Chairussani Abbas. (2012). Filosofi Pela Gandong Masyarakat Maluku. Yogyakarta: deepublish.

Wakano, Abidin. (2019). “Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Kearifan Lokal Masyarakat Maluku”, Al-iltizam: Pendidikan Agama Islam, Vol. 4. No. 2.

Wawancara dengan Arif Wattimena, Pemuda Desa Polin, Wonosari Yogyakarta tanggal 15 Desember 2025, pukul 11.45 WIB.

Wawancara dengan Bapak Syukur Kamala Walakula, Ketua Adat Pela Gandong Desa Polin, Polin Pulau Seram Maluku tanggal 13 Desember 2025, pukul 14.13 WIB.

Wawancara dengan Fahjir Hasim Hayoto, Pelajar dan Pemuda Desa Polin, Wonosari Yogyakarta tanggal 15 Desember 2025, pukul 13.00 WIB.

Wawancara dengan Imanuddin Wattimena, Pemuda Desa Polin, Wonosari Yogyakarta tanggal 15 Desember 2025, pukul 13.44 WIB.

Wawancara dengan M. Basir Walakula, Pemuda Desa Polin, Wonosari Yogyakata tanggal 16 Desember 2025, pukul 09.56 WIB.

Wawancara dengan Puput Auliani Walakula, Pelajar Desa Polin, Wonosari Yogyakarta tanggal 16 Desember 2025, pukul 11.52 WIB.

Wawancara dengan Siti Fatma Lessy, Pelajar Desa Polin, Wonosari Yogyakarta tanggal 16 Desember 2025, pukul 14.07 WIB.

Wawancara dengan Bapak Sudin Wattimena, Warga Desa Polin, Wonosari Yogyakarta tanggal 21 Januari 2026, pukul 11.10 WIB.

Wawancara dengan Aditya Walakula dkk, Siswa-siswa SDN Polin, Polin Pulau Seram Maluku tanggal 13 Januari 2026, pukul 08.38 WIB.

Wawancara dengan Bapak Ahmad Sardi Kelian, S. Pd, Tokoh Pendidik, Wonosari Yogyakarta tanggal 26 Januari 2026, pukul 08.32 WIB.

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Afro, Maryam Layyina, H., & Defianti Wattimena, M. (2026). Edukasi Cunning-Culture Untuk SDN Polin: Sistem Ekuilibrium Kearifan Lokal dan Nilai Nasionalisme Dalam Pela Gandong. DAQUNA: Jurnal Sains, Humaniora Dan Studi Keagamaaan, 1(1). Retrieved from https://jurnal.madarulquran.sch.id/index.php/daquna/article/view/3

Issue

Section

Articles