Tepuk Sakinah Sebagai Metode Ice Breaking dalam Bimbingan Perkawinan di KUA Wonosari

Authors

  • Airin Nur Khafifah Madrasah Aliyah Darul Quran
  • Gita Safrina Madrasah Aliyah Darul Quran
  • Trisya Zaskya Labib Imani Madrasah Aliyah Darul Quran

Keywords:

Tepuk sakinah, Ice breaking, Bimbingan perkawinan

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan yel-yel “Tepuk Sakinah” sebagai metode ice breaking dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA Wonosari. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya metode penyampaian materi pranikah yang lebih interaktif agar kegiatan Bimwin tidak berlangsung monoton. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yel-yel “Tepuk Sakinah” digunakan sebagai metode pendukung pembelajaran, bukan sebagai materi inti maupun ritual keagamaan. Penerapan metode ini mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih cair, interaktif, serta membantu menjaga fokus dan keterlibatan calon pengantin selama kegiatan Bimwin berlangsung. Dengan demikian, Tepuk Sakinah dinilai relevan sebagai media edukasi pranikah yang mendukung penyampaian nilai-nilai keluarga sakinah di KUA Wonosari.

References

Christyowati, Y. I., & Dewi, N. K. (2022). Tinjauan literatur: Pengaruh ice breaking terhadap konsentrasi dan minat belajar. Dharmas Education Journal.

https://ejournal.undhari.ac.id/index.php/de_journal/article/view/1750

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamzah B. Uno. (2012). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Humaya, R., dkk. (2021). Ice breaking sebagai stimulus minat dan motivasi belajar peserta didik. Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan.

https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/PAEDAGOGI/article/view/57785

Jasman, dkk. (2024). Bimbingan pranikah dan pembentukan keluarga sakinah. Menara Pengabdian.

https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarapengabdian/article/view/5979

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Modul bimbingan perkawinan untuk calon pengantin. Jakarta: Kemenag RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Membangun keluarga sakinah.

https://simbi.kemenag.go.id

Knowles, M. S. (1984). The adult learner: A neglected species. Houston: Gulf Publishing Company.

https://scholar.google.com/scholar?q=Malcolm+S+Knowles+The+Adult+Learner

Najah, dkk. (2021). Efektivitas pembinaan calon pengantin dalam mewujudkan keluarga sakinah. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(3), 1303–1312.

http://dx.doi.org/10.37905/aksara.7.3.1303-1312.2021

Pengadilan Agama Wonosari. (2024). Laporan tahunan Pengadilan Agama Wonosari tahun 2024.

https://pa-wonosari.go.id/

Riska Putri Taupik, dkk. (2023). The effect of using ice breaking on learning motivation of elementary school students. Indonesian Journal of Science and Education, 7(2).

https://journal.untidar.ac.id/index.php/ijose/article/view/735

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Suyadi. (2013). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ulumuddin. (2022). Penyuluhan harmonisasi keluarga dalam bentuk ice breaking: Tinjauan filosofis historis pada Tepuk Sakinah. Jurnal Ulumuddin.

https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/agama_islam/article/view/3215

Upaya bimbingan pranikah bagi calon pengantin dalam membentuk keluarga sakinah di KUA Kecamatan Medan Tembung. Innovative: Journal of Social Science Research.

https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7632

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Nur Khafifah, A., Safrina, G., & Zaskya Labib Imani, T. (2026). Tepuk Sakinah Sebagai Metode Ice Breaking dalam Bimbingan Perkawinan di KUA Wonosari. DAQUNA: Jurnal Sains, Humaniora Dan Studi Keagamaaan, 1(1). Retrieved from https://jurnal.madarulquran.sch.id/index.php/daquna/article/view/8

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.