Pengembangan Bioplastik Berbasis Rumput Laut (Sargassum Sp.) dari Pesisir Gunungkidul: Analisis Uji Fisik dan Biodegradabilitas
Keywords:
Bioplastik, Biodegradabilitas, Plastik Konvensional, Sargassum Sp, Uji Ketahanan AirAbstract
Sampah plastik berbasis polimer fosil sulit terurai dan mencemari lingkungan serta berdampak pada biota dan manusia, sehingga diperlukan alternatif ramah lingkungan. Rumput laut Sargassum sp. yang melimpah di pesisir Gunungkidul mengandung alginat yang mampu membentuk film dan bersifat biodegradable, sehingga berpotensi sebagai bahan baku bioplastik. Penelitian ini bertujuan mengkaji pembuatan bioplastik dengan variasi kitosan, gliserol, dan Polivynil Alcohol (PVA), serta menganalisis sifat ketahanan air dan biodegradabilitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan pendekatan kuantitatif melalui tahap ekstraksi, formulasi, pemanasan, pencetakan, dan pengeringan. Hasil menunjukkan bahwa variasi formulasi memengaruhi karakteristik bioplastik, di mana kadar gliserol dan PVA rendah meningkatkan ketahanan air, sedangkan kadar tinggi meningkatkan biodegradabilitas, sehingga bioplastik berbasis Sargassum sp. berpotensi sebagai pengganti plastik konvensional yang ramah lingkungan. Selain itu, bioplastik memiliki tekstur yang cukup fleksibel, mudah terurai secara alami, dan sangat berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan alternatif yang ramah lingkungan.
References
Alawiah, T. (2022). Karakteristik morfologi dan substrat Sargassum sp. pada daerah intertidal di Pulau Laelae, Kota Makassar (Skripsi). Universitas Hasanuddin.
Arwani, M. (2022). Dampak industri plastik berbasis fosil terhadap lingkungan dan energi global. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 5(2), 101–112.
Avérous, L. (2004). Biodegradable multiphase systems based on plasticized starch: A review. Journal of Macromolecular Science, Part C: Polymer Reviews, 44(3), 231–274.
Bouzenad, S., Zaidi, L., & Benachour, D. (2024). Cross-linking strategies and plasticizer effects on biodegradable polysaccharide-based films. Carbohydrate Polymers, 325, 121459.
Chiellini, E., Corti, A., & Solaro, R. (2003). Biodegradation of poly(vinyl alcohol) based materials. Polymer Degradation and Stability, 80(3), 405–411.
Deng, Q., Hui, D., Chu, G., Han, X., & Zhang, Q. (2017). Rain-induced changes in soil CO₂ flux and microbial community composition in a tropical forest of China. Scientific Reports, 7(1), 5539.
Huq, T., Khan, A., Brown, D., Dhayagude, N., He, Z., & Ni, Y. (2017). Chitosan-based materials and their properties. (disesuaikan dari sumber terkait chitosan)
Lim, L. T., Auras, R., & Rubino, M. (2021). Processing technologies for biodegradable polymer films. Progress in Polymer Science, 117, 101395.
Lomartire, S., Marques, J. C., & Gonçalves, A. M. M. (2022). An overview of seaweed-based biodegradable materials: Sustainability and applications. Marine Drugs, 20(3), 1–24.
Necas, J., & Bartosikova, L. (2013). Carrageenan: A review. Veterinarni Medicina, 58(4), 187–205.
Rachmawati, D., & Suyatma, N. E. (2018). Karakteristik PVA dalam film bioplastik. (sesuaikan jika ada sumber asli lebih lengkap)
Rafika, N. (2021). Karakteristik biodegradasi edible film berbasis alginat rumput laut. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 23(2), 134–142.
Rinaudo, M. (2006). Chitin and chitosan: Properties and applications. Progress in Polymer Science, 31(7), 603–632.
Santana, H., Valdés, A., & Garrigós, M. C. (2024). Seaweed-based bioplastics: Properties, biodegradability, and future perspectives. Polymers, 16(4), 512.
Sanyang, M. L., Sapuan, S. M., Jawaid, M., Ishak, M. R., & Sahari, J. (2015). Effect of plasticizer type and concentration on physical properties of biodegradable films. Materials & Design, 89, 594–601.
Sodiq, M., & Arisandi, D. M. (2020). Keanekaragaman dan potensi makroalga di pesisir Gunungkidul. Jurnal Kelautan Nasional, 15(3), 167–176.
Subowo, W. S., & Pujiastuti, S. (2003). Plastik biodegradable dari LDPE dan pati jagung. Journal of Applied Polymer Science, 42, 2691–2701.
Thushari, G. G. N., & Senevirathna, J. D. M. (2020). Plastic pollution in the marine environment. Heliyon, 6(8), e04709.
Vieira, M. G. A., da Silva, M. A., dos Santos, L. O., & Beppu, M. M. (2011). Natural-based plasticizers and biopolymer films. European Polymer Journal, 47(3), 254–263.
Wan Mohamed, W. Z., & Norman, N. A. S. (2023). Effect of glycerol on the water barrier properties and biodegradability of bioplastic films. ASEAN Journal of Life Sciences, 2(1), 1–8.



